puisi sebutir pasir

Semilir senja di balik awan ..
Malam dengan kegelapan yang mulai menghantui langkahku ..
hari ini… saat kaki ini ingin mencoba melangkah dalam kegelapan sesungguhnya..
sang purnama enggan beranjak pergi..
Purnama indah di balik gelapnya malam..
mencoba memberi cahaya walau tak pernah dimengerti inginnya..
awanpun enggan menutupi cahayanya
cahaya nikmat untuk seluruh manusia..
kuberlari meninggalkannya.. tapi..
cahaya itu terus mengejarku..
seperti menguntit gerak-gerikku dari jauh..
memintaku untuk sekedar melihatnya sejenak..
Apa yang kau inginkan dariku wahai purnama?
Mengapa selalu ada dirimu di setiap langkahku?
Mengapa kau selalu tersenyum walaupun aku memalingkan wajah?
Mengapa kau selalu mengusikku dengan cahaya indahmu?
Aku selalu terkagum dengan indahnya cahayamu..
Aku selalu terkagum dengan senyummu di antara kegelapan malam itu..
Tapi ku tak sanggup untuk menikmatinya,,
ku tak sanggup untuk sekedar mengatakan aku kagum padamu..
Wahai Purnama maafkan aku..
Mungkin aku terlalu naif untukmu…
Tapi… dari hatiku yang terdalam..
Aku selalu menyambutmu dengan hangat…

sebutir pasir

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s